Seminar Nasional 2020

HASIL KEGIATAN

  • Mengantisipasi berakhirnya masa pandemi Covid-19 dan perubahan yang dapat terjadi di dunia industri
  • Seminar yang mengambil tema ‘‘Prospek Dunia Industri Paska Pandemi Covid-19 Dalam Mendukung Kesejahteraan SDM’’ ini dilaksanakan secara daring (online), namun peminat seminar ini cukup banyak hingga mencapai 412 orang peserta dari seluruh Indonesia.
  • Tiga narasumber yang dihadirkan kali ini antara lain Bapak Daniar Endro Wardoyo (PT. Suzuki Indomobil Motor), Bapak Chandra Elfa Arifandi (PT. Denso Indonesia) dan Bapak Kusbiantoro (Astra Autopart Tbk.).

“Dengan kegiatan ini saya berharap mahasiswa atau para peserta mendapatkan informasi yg terbaru secara langsung dari para pelaku industri atau usaha terkait kebutuhan SDM pasca pandemi Covid-19 nantinya.”

Kajur Teknik Mesin Polinema.

“Dengan begitu meskipun semuanya dilaksanakan secara daring, maka pendidikan tetap dapat dilakukan termasuk dalam peningkatan soft skill dan wawasan mahasiswa.”

Pipit Wahyu Nugroho
  • Memproses atau mengolah bahan untuk menghasilkan sesuatu saat ini harus bijak dalam mengunakan media IT. Peran vokasi dan semnas sangat baik untuk saling mengisi, karena kita mentransfer pengetahuan kepada mahasiswa.
  • Sarana praktek bisa berkolaborasi dengan dunia industri. Menghasilkan jurusan yang siap pakai yang dibutuhkan oleh dunia industri. Persaingan dalam penerimaan karyawan/pegawai : jumlah sumber daya manusia yang tersedia dan yang dibutuhkan oleh perusahaan berbanding terbalik. Untuk tahun 2015 – saat ini kita mulai berlaku AFTA, dimana ekspor impor sudah bebas.
  • Kita cek lagi tentang kapasitas industri/peluang bekerja, dengan banyaknya lulusan, dan kita bisa menolak/resign jika pekerjaannya tidak sesuai. Tergantung sebarapa tahan kita untuk mendengar, menulis, dan mengerjakan.

Kebanyakan industri membuka lowongan pekerjaan yang membutuhkan orang yang berpengalaman.

Lalu bagaimana untuk yang setelah lulus atau freshgraduate yang masih belum memiliki pengalaman dan bagaimana agar kita dapat menjadi nilai lebih di perusahaan tersebut?

Semua tergantung pribadi masing – masing. Kalau kita punya kemampuan, dan juga punya jiwa wiraswasta, lebih baik berwirausaha karena jika di perusahaan ditakutkan tidak maksimal dalam bekerja. Jadi berwiraswasta itu baik, dan bekerja di perusahaan juga baik.

Kesalahan-kesalahan bersikap apa saja yang sering dilakukan terutama oleh lulusan baru yang telah diterima bekerja di industri?

Rasa canggung, takut, ragu itu harus dihilangkan. Kalau tidak tahu sesuatu harus bertanya, tapi juga jangan sok tau. Karena setiap perusahaan pasti punya kultur yang berbeda.