“Engine Tune Up” Servis Gratis 2020

HASIL KEGIATAN

Kegiatan servis gratis yang dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Mesin Politeknik Negeri Malang pada hari Sabtu, 14 November lalu, dihadiri oleh 84 peserta. Kegiatan yang dilaksanakan selama musim pandemi covid – 19 ini tetap mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah.

Pada kegiatan servis gratis lalu, pelayanan dilakukan secara cepat dan efektif sehingga customer puas dengan layanan Engine Tune Up Servis Gratis di Politeknik Negeri Malang. Selain itu masyarakat luar jadi mengenal lingkup Politeknik Negeri Malang khususnya Jurusan Teknik Mesin.

Seminar Nasional 2020

HASIL KEGIATAN

  • Mengantisipasi berakhirnya masa pandemi Covid-19 dan perubahan yang dapat terjadi di dunia industri
  • Seminar yang mengambil tema ‘‘Prospek Dunia Industri Paska Pandemi Covid-19 Dalam Mendukung Kesejahteraan SDM’’ ini dilaksanakan secara daring (online), namun peminat seminar ini cukup banyak hingga mencapai 412 orang peserta dari seluruh Indonesia.
  • Tiga narasumber yang dihadirkan kali ini antara lain Bapak Daniar Endro Wardoyo (PT. Suzuki Indomobil Motor), Bapak Chandra Elfa Arifandi (PT. Denso Indonesia) dan Bapak Kusbiantoro (Astra Autopart Tbk.).

“Dengan kegiatan ini saya berharap mahasiswa atau para peserta mendapatkan informasi yg terbaru secara langsung dari para pelaku industri atau usaha terkait kebutuhan SDM pasca pandemi Covid-19 nantinya.”

Kajur Teknik Mesin Polinema.

“Dengan begitu meskipun semuanya dilaksanakan secara daring, maka pendidikan tetap dapat dilakukan termasuk dalam peningkatan soft skill dan wawasan mahasiswa.”

Pipit Wahyu Nugroho
  • Memproses atau mengolah bahan untuk menghasilkan sesuatu saat ini harus bijak dalam mengunakan media IT. Peran vokasi dan semnas sangat baik untuk saling mengisi, karena kita mentransfer pengetahuan kepada mahasiswa.
  • Sarana praktek bisa berkolaborasi dengan dunia industri. Menghasilkan jurusan yang siap pakai yang dibutuhkan oleh dunia industri. Persaingan dalam penerimaan karyawan/pegawai : jumlah sumber daya manusia yang tersedia dan yang dibutuhkan oleh perusahaan berbanding terbalik. Untuk tahun 2015 – saat ini kita mulai berlaku AFTA, dimana ekspor impor sudah bebas.
  • Kita cek lagi tentang kapasitas industri/peluang bekerja, dengan banyaknya lulusan, dan kita bisa menolak/resign jika pekerjaannya tidak sesuai. Tergantung sebarapa tahan kita untuk mendengar, menulis, dan mengerjakan.

Kebanyakan industri membuka lowongan pekerjaan yang membutuhkan orang yang berpengalaman.

Lalu bagaimana untuk yang setelah lulus atau freshgraduate yang masih belum memiliki pengalaman dan bagaimana agar kita dapat menjadi nilai lebih di perusahaan tersebut?

Semua tergantung pribadi masing – masing. Kalau kita punya kemampuan, dan juga punya jiwa wiraswasta, lebih baik berwirausaha karena jika di perusahaan ditakutkan tidak maksimal dalam bekerja. Jadi berwiraswasta itu baik, dan bekerja di perusahaan juga baik.

Kesalahan-kesalahan bersikap apa saja yang sering dilakukan terutama oleh lulusan baru yang telah diterima bekerja di industri?

Rasa canggung, takut, ragu itu harus dihilangkan. Kalau tidak tahu sesuatu harus bertanya, tapi juga jangan sok tau. Karena setiap perusahaan pasti punya kultur yang berbeda.

“Bakti Sosial” Dies Natalies Benkreat Equality dan Himpunan Mahasiswa Mesin

HASIL KEGIATAN

Bakti Sosial Dies Natalis Benkreat Equality dan Himpunan Mahasiswa Mesin POLINEMA ini terlaksa pada hari Minggu, 01 November 2020 di Panti Asuhan Siti Hajar (Jl. Bunga Srigading Dalam No.44, Jatimulyo, Lowokwaru, Malang), Pondok Pesantren Darul Mukhlisin (Jl. Raya Sawojajar Gang 15A, Malang), Yayasan Fadhilah Bungur Malang (Jl. Mawar No.34FF, Lowokwaru, Malang).

Kegiatan Bakti Sosial ini merupakan kegiatan penyaluran dana hasil dari penggalangan yang telah dilakukan sebelumnya oleh fungsionaris kepada Alumni Himpunan Mahasiswa Mesin dan Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Malang. Kemudian dana yang terkumpul di salurkan ke panti dalam bentuk sembako dan uang tunai. Kegiatan Bakti Sosial ini dimulai dengan penyerahan sembako kemudian doa bersama fungsionaris dan warga Panti kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama.